Sebagian besar kehidupan ini ternyata memerlukan : tangan terbuka! – Syarif Niskala
Arsip untuk ‘Syarif Niskala’ Kategori
Tangan terbuka
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label kehidupan, Syarif Niskala, tangan pada Juni 28, 2008 | Leave a Comment »
Penakut dan peragu
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label nasib, penakut, peragu, Syarif Niskala pada Juni 28, 2008 | Leave a Comment »
Bahkan seorang penakut, nasibnya akan lebih baik daripada seorang peragu – Syarif Niskala
Garis perbedaan
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label bijak, garis, jelas, perbedaan, Syarif Niskala pada Juni 28, 2008 | Leave a Comment »
Semua perbedaan dibatasi oleh garis tipis yang memisahkannya. Hanya yang mampu melihat garis tipis itu dengan jelas, yang mampu bersikap bijak. – Syarif Niskala
Kekuatan pendapat
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label indera, kekuatan, manusia, pendapat, Syarif Niskala pada Mei 27, 2008 | Leave a Comment »
Dari semua hal yang dapat diindera manusia, pendapat adalah hal terkuat yang dimiliki manusia.
Ukuran perasaan
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label keahlian, kebahagiaan, perasaan, Syarif Niskala pada Maret 26, 2008 | Leave a Comment »
Ukuran sebuah pribadi, sangat ditentukan oleh keahlian mengelola ukuran perasaannya.
Mengenali dengan tepat, kapan saatnya mengecilkan perasaan dan kapan saatnya membesarkan perasaan, adalah keahlian sejati untuk meraih kebahagiaan.
Khusyu
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label khusyu, perasaan, shalat, Syarif Niskala pada Maret 26, 2008 | Leave a Comment »
Khusyu adalah kondisi perasaan, bukan kondisi terpenuhinya persyaratan-persyaratan.
Jika kita memiliki kemampuan untuk selalu mengecilkan perasaan kita dihadapan-Nya, maka tidak ada sebuah kesempatan shalat yang tidak khusyu.
Eksistensi kebenaran
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label alamiah, kebathilan, kebenaran, keburukan, keyakinan, Syarif Niskala pada Maret 26, 2008 | 1 Komentar »
Eksistensi kebenaran sebagian besar dijamin oleh daya tahan keyakinan, karena alamiah sistem budaya manusia menuju ke keburukan (kebathilan).
Kehidupan yang hina
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label dunia, hina, hormat, Syarif Niskala, urgensi pada Februari 18, 2008 | Leave a Comment »
Hinanya kehidupan dunia tidak mengurangi urgensi perannya. Untuk itu, bangunlah hormat yang baik pada kehidupan dunia ini.
Sudut pandang
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label bijak, bodoh, fanatik, sudut pandang, Syarif Niskala pada Februari 18, 2008 | Leave a Comment »
Kesempitan sudut pandang sering melahirkan kebodohan yang fanatik. Sementara luasnya sudut pandang, mengundangkan kebijakan yang lembut.
Kebaikan yang hidup
Diposkan dalam Syarif Niskala, Label berbagi, hidup, kebaikan, Syarif Niskala, tanah pada Februari 18, 2008 | Leave a Comment »
Kehidupan boleh berakhir, tapi tidak dengan kebaikan kita. Nama kita tidak akan pernah benar-benar terkubur bersama tanah, jika setiap waktu dalam irisan perjalanan hidup kita adalah hanya berisi berbagi kebaikan.