Kebaikan adalah pertanda hati yang penuh cinta – Anonim
Arsip untuk April, 2008
Penuh cinta
Diposkan dalam Tak Berkategori, Label Anonim, cinta, hati, kebaikan pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Kesan dan gaya
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label benar, Fred Astaire, gaya, kesan pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Lakukanlah dengan mengesankan, lakukanlah dengan benar, dan lakukanlah dengan gaya – Fred Astaire
Anda dan saingan
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label Jonathan Tisch, layanan, saingan pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Cara yang nyata untuk membedakan Anda dari saingan Anda adalah layanan yang Anda berikan – Jonathan Tisch
Kesempatan besar
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label kesempatan, langka, menolong, Sally Koch pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Kesempatan besar untuk menolong orang lain amatlah langka, tetapi kesempatan kecil-kecil selalu ada di sekitar kita setiap hari – Sally Koch
Ukuran tubuh, otak dan hati
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label B.C. Gorbes, hati, otak, tubuh, ukuran pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Ukuran tubuhmu kurang penting; ukuran otakmu agak penting; ukuran hatimu adalah yang paling penting – B. C. Gorbes
Kata-kata yang baik
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label baik, gema, Ibu Teresa, kata pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Kata-kata yang baik bisa singkat dan mudah diucapkan, tetapi gemanya tak akan berakhir – Ibu Teresa
Terima kasih
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label cukup, doa, Meister Eckehart, terima kasih pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Jika satu-satunya doa yang kau ucapkan selama hidupmu adalah ‘terima kasih’, itu sudah cukup – Meister Eckehart
Hidup adalah kesempatan
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label Bernie Siegel M.D, cinta, hidup, kesempatan pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Hidup adalah kesempatan untuk menyumbangkan cinta dengan cara kita sendiri – Bernie Siegel, M.D.
Cinta menyembuhkan
Diposkan dalam Tokoh Dunia, Label cinta, Karl Menninger, memberi, menerima pada April 21, 2008 | Leave a Comment »
Cinta menyembuhkan manusia – baik yang memberikannya maupun yang menerimanya – Dr. Karl Menninger